Misi Penyamaran: Rika Parlina Jebak Ibu yang Diduga Hendak Jual Bayinya

Rika Parlina, SH, Wakil Ketua Umum GERMAS PPA (gendong korban) bersama terduga pelaku penjualan anak

Pekanbaru – Operasi penjebakan yang dilakukan Gerakan Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak (GERMAS PPA) bersama tim gabungan berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam upaya penjualan anak.

AFY (25) diamankan di sebuah hotel di Pekanbaru. Ia sempat terkejut saat mengetahui bahwa Rika Parlina, SH—yang sebelumnya menyamar sebagai calon pembeli anaknya, DV (1 tahun 4 bulan)—merupakan bagian dari tim penjebakan tersebut.

“Berawal dari laporan masyarakat, saya langsung melakukan komunikasi bertahap dengan pelaku. Setelah itu, kami membuat kesepakatan bertemu di sebuah hotel, dan di lokasi itulah pelaku berhasil kami amankan,” ujar Rika.

Rika Parlina, SH, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum GERMAS PPA, menjelaskan bahwa operasi tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa Fakultas Psikologi Sosial Universitas Abdurrab, mahasiswa Fakultas Hukum UMRI, Unit PPA Polresta Pekanbaru, unit piket, serta anggota tim GERMAS PPA.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama semua pihak. Tanpa dukungan dari mahasiswa, Unit PPA Polresta, unit piket, dan tim kami sendiri, proses penyelamatan anak tidak akan berjalan seefektif ini,” jelasnya.

Anak yang diselamatkan merupakan anak kandung dari AFY (25). Dengan dalih kesulitan ekonomi, anak tersebut nyaris menjadi korban transaksi. Korban kini telah dibawa ke rumah aman untuk mendapatkan pendampingan psikologis, pemeriksaan kesehatan, serta perlindungan menyeluruh.

Sementara itu, AFY telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Aparat masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain maupun jaringan yang lebih luas dalam kasus ini.

Rika juga mengimbau masyarakat untuk selalu peka dan segera melapor jika menemukan indikasi eksploitasi terhadap anak. “Setiap laporan dari masyarakat sangat berarti. Kita harus bersama-sama melindungi anak-anak dari segala bentuk kejahatan,” tegasnya.

Penulis: Faisal Arif