Arus lalu lintas dari Riau Menuju Sumbar Meningkat, Lancar Tanpa Hambatan

PEKANBARU – Arus lalu lintas dari arah Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar) yang melintasi wilayah Kabupaten Kampar meningkat, Ahad (28/12). Meski diguyur hujan sejak pagi, lalu lintas terpantau masih aman dan lancar tanpa hambatan berarti.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Aidil melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Edi Yusri mengatakan bahwa hujan yang melanda wilayah Kampar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan. “Arus lalu lintas dari Riau menuju Sumbar masih terpantau ramai namun tetap lancar,” ujarnya, kemarin.

Untuk mengantisipasi potensi longsor di sejumlah titik rawan, pihaknya sudah menyiagakan alat berat di lokasi-lokasi tertentu. “Alat berat ini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi longsor,” jelasnya. Edi Yusri juga mengimbau masyarakat yang hendak berlibur atau melakukan perjalanan ke Sumbar agar terus memantau kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lima Puluh Kota. Informasinya, hujan juga mengguyur wilayah Sumbar sejak pagi. Karena itu, kami mengingatkan para pengendara untuk tetap waspada dan berhati-hati di perjalanan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Riau melakukan pemantauan langsung kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik strategis, Sabtu (27/12).

Rombongan melakukan pemantauan mulai dari Kota Pekanbaru hingga wilayah Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, termasuk pengecekan Pos Pengamanan Terpadu Polres Kampar. Sejak keberangkatan dari Pekanbaru, terlihat adanya peningkatan volume kendaraan, khususnya di kawasan pusat aktivitas masyarakat dan ruang publik.

“Kami melihat langsung adanya peningkatan mobilitas masyarakat, terutama di titik-titik konsentrasi seperti pusat perbelanjaan dan area publik. Ini menjadi indikasi bahwa puncak mobilisasi masyarakat diperkirakan terjadi hari ini dan besok,” ujar Kombes Taufiq.

Menurutnya, sejumlah kawasan pusat perbelanjaan seperti Mal SKA dan Living World Pekanbaru, mengalami lonjakan arus kendaraan akibat meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur akhir pekan. Kombes Taufiq mengatakan, terdapat peningkatan kendaraan dari arah Sumatera Barat (Sumbar) menuju Pekanbaru.

“Untuk arus dari Sumbar menuju Pekanbaru memang mengalami peningkatan. Sedangkan dari Pekanbaru ke arah Sumbar masih relatif landai. Namun demikian, seluruh personel tetap kami siagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Ia mengungkap, seluruh jajaran telah dikerahkan melakukan pengaturan, pengamanan, dan rekayasa lalu lintas bila diperlukan. Langkah ini dilakukan demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Di Pos Pengamanan Terpadu Polres Kampar, sebanyak 30 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP disiagakan secara terpadu untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi fisik saat berkendara, dan memanfaatkan rest area atau pos pelayanan yang telah disiapkan apabila merasa lelah,” imbau Kombes Taufiq.

Ia menambahkan, meningkatnya mobilitas masyarakat tidak hanya dipengaruhi arus balik atau perjalanan antardaerah, tetapi juga aktivitas lokal masyarakat yang mengunjungi pusat perbelanjaan dan lokasi wisata dalam kota. “Kami akan terus fokus melakukan pengamanan dan pengaturan di titik-titik rawan kepadatan. Apabila terjadi perlambatan, yang terpenting arus tetap bergerak dan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” jelasnya.

Taufiq menambahkan, hari ini dan besok kemungkinan merupakan puncak mobilisasi masyarakat masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Kami akan tetap konsentrasi untuk memberikan pengamanan dan sekaligus pengaturan di sepanjang wilayah tertentu. Bilamana nanti diperlukan kami lakukan rekayasa lalu lintas sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik walaupun terhambat adanya perlambatan tapi masih bergerak,” uajrnya.

Jalintim Meningkat 15 Persen

Pada Ahad (28/12), arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan yang menghubungkan ke Provinsi Jambi mulai menunjukkan peningkatan dan ramai dilalui kendaraan angkutan umum seperti bus, mobil pribadi, dan kendaraan roda dua.

“Berdasarkan pantauan dari beberapa Pos Pengamanan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 yang tersebar di tiga titik Jalan Lintas Timur Pelalawan, ada peningkatan 15 persen jumlah kendaraan yang melintas, khususnya dari arah Inhu menuju Pekanbaru,’’ terang Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasatlantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK, Ahad (28/12).

“Sebaliknya dari arah Pekanbaru menuju Inhu mangalami peningkatan sebesar 10 persen dari hari biasa. Namun demikian, hingga saat ini kondisi arus lalu lintas masih berjalan lancar tanpa adanya kemacetan. Pasalnya, kita telah mengerahkan ratusan personel gabungan untuk memantau dan mengawasi titik rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan banjir atau longsor,’’ tambahnya.

Diungkapkannya, ada empat titik yang perlu diwaspadai karena masuk dalam peta rawan. Yakni Jalan Lintas Timur Km 45-50 Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sungai Kijang, Km 113 Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras, Km 21 di SPBU Nilam Sari Desa Pesaguan Kecamatan Bandar Petalangan, dan Km 44 Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui.

“Untuk mengantisipasi titik jalan yang kerap menimbulkan kecelakaan ini, kita telah memasang spanduk imbauan dan peringatan di sepanjang jalan tersebut. Diharapkan dengan adanya imbauan ini, para pengguna jalan yang akan mudik dapat mengendarai kendaraan lebih hati-hati lagi,” paparnya.

Sedangkan untuk titik rawan banjir dan longsor, lanjut mantan Kasatlantas Polres Rohul ini bahwa, berada di Km-84 83 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras. “Tapi sejauh ini kondisinya masih aman atau tidak ada banjir. Karena posisi debit air sungai Kampar masih berada dalam posisi rendah sehingga tidak meluap ke badan jalan,’’ jelasnya.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi jalan serta kondisi perjalanan arus mudik nantinya secara terperinci, dipersilakan pengguna jalan untuk mengunjungi pos pangamanan dan pos pelayanan yang telah didirikan di sepanjang Jalan Lintas Timur Pelalawan,” tambahnya.

Pos pengamanan (pospam) tersedia di Simpang Beringin Bandar Sungai Kijang, Pospam Km 55, dan Pospam di depan SPBU Nilam Sari Ukui. Satu Pos pelayanan berada di depan Ramayana Pangkalankerinci. “Utamakan keselamatan bukan kecepatan, beristirahatlah jika lelah atau mengantuk di lokasi pospam atau posyan dan rest area,” imbaunya. **

 

sumber: RIAUPOS.CO