PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Kampar menunjukkan dukungannya terhadap gerakan antikorupsi melalui kegiatan Movie Day Riau 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Anti Corruption Film Festival (ACFFEST). Kegiatan ini digelar bersama Komunitas Film Pekanbaru dan menjadi salah satu agenda edukatif berbasis sinema di daerah.
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Movie Day Riau 2026 menjadi momentum penting bagi Kampar sebagai salah satu titik pemutaran film selain Pekanbaru dan Rengat dalam rangkaian ACFFEST tahun ini.
Menurutnya, pendekatan edukasi melalui film mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat terkait bahaya korupsi. Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan berperan aktif dalam melawan korupsi. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya Senin 20 April 2026.
Ahmad Yuzar juga mengajak masyarakat Kampar untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari penguatan budaya integritas di tengah masyarakat.
Selain itu, ia turut memberikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang telah menghadirkan ACFFEST sebagai sarana edukasi kreatif. Menurutnya, festival ini efektif dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pemerintahan yang bersih dan transparan.
Sementara itu, Koordinator Program ACFFEST, Epi Handaya, menjelaskan sinema memiliki kekuatan dalam menyampaikan pesan moral secara lebih dekat dengan realitas kehidupan. Film dinilai mampu menggugah kesadaran kritis masyarakat terhadap praktik korupsi di lingkungan sekitar.
Ia menambahkan, ACFFEST tidak sekadar menjadi ajang apresiasi karya film, tetapi juga ruang pembelajaran yang berkelanjutan. KPK, kata dia, terus mendorong partisipasi aktif dari komunitas, pelajar, hingga pegiat film lokal agar gerakan antikorupsi dapat terus berkembang.
“Harapannya, nilai-nilai integritas tidak hanya dipahami, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Selama lebih dari satu dekade, ACFFEST telah menjadi wadah kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan berbagai pihak dalam upaya bersama memerangi korupsi melalui pendekatan kreatif dan edukatif.**
sumber: RRI.CO.ID


