Ketua DPC Gerindra Dumai, Achie, Sesalkan Dugaan Keracunan MBG di SD Negeri 13 Dumai, SPPG Segera Di Panggil

DUMAI — Dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa SD Negeri 13 Buluh Kasab, Kota Dumai, setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat perhatian dari Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Achie.

Achie menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang dialami para siswa. Ia menilai kejadian tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius agar penyebabnya dapat diketahui dan tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Kita sangat menyesali kondisi yang terjadi kepada anak-anak kita di SD Negeri 13, dan kasus seperti ini menjadi yang kesekian kalinya terjadi di Kota Dumai,” ujar Achie.

Menurutnya, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Dumai untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus memastikan kondisi terkini para siswa yang diduga mengalami keracunan.

“Kita segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, apa penyebab dan bagaimana kondisi terkini dari kejadian ini,” katanya.

Selain itu, Achie menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut. DPRD Kota Dumai, kata dia, berencana memanggil pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab dalam penyediaan makanan MBG bagi para siswa.

“Kita akan terus berupaya mengawal permasalahan ini dengan berencana memanggil pihak SPPG yang bersangkutan,” tegasnya.

Achie menekankan bahwa program MBG merupakan salah satu program yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan memiliki tujuan besar dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

“Ini program Bapak Presiden Prabowo. Karena program inilah beliau dipercaya memimpin bangsa ini. Namun tidak kita pungkiri masih banyak kelemahan, bahkan kecurangan dalam menjalankan program MBG ini,” ungkapnya.

Ia meminta seluruh pihak terkait melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya dalam hal penyediaan dan kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

“Ini harus ditelaah. Jangan sampai kejadian seperti ini merusak visi misi yang baik dari Bapak Presiden melalui program MBG ini,” pungkas Achie.

 

Dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Sejumlah siswa SD Negeri 13 Dumai diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah beberapa siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan.

Informasi mengenai kejadian tersebut beredar pada Kamis, 13 Agustus 2026. Sejumlah siswa diduga mengalami gejala seperti mual, muntah, sakit perut, atau keluhan lainnya setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG.

Para siswa yang mengalami keluhan kemudian mendapatkan penanganan dan pemeriksaan medis. Namun, jumlah siswa yang terdampak serta kondisi terkini masing-masing siswa masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak sekolah maupun instansi terkait.

Dugaan keracunan tersebut juga memunculkan pertanyaan terkait keamanan dan kualitas makanan yang disalurkan dalam program MBG. Untuk memastikan penyebab kejadian, diperlukan pemeriksaan terhadap sampel makanan serta pemeriksaan kesehatan terhadap para siswa yang mengalami gejala.