PEKANBARU – Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Riau (Unri) Ego Prayogo menyoroti kembali maraknya kasus korupsi yang terjadi di Provinsi Riau. Ia menyebut marwah Riau seakan terinjak-injak akibat perilaku sejumlah oknum pejabat yang tidak belajar dari sejarah kelam korupsi di Riau.
“Marwah Riau seakan diinjak-injak. Pemerintah kita seolah tak belajar dari sejarah para pejabat terdahulu yang terjerat kasus korupsi,” ujar Ego, Rabu (5/11/2025).
Ia menilai, praktik korupsi di Riau sudah menjadi lahan basah yang terus berulang dari masa ke masa. Kata Ego, mulai dari era 1990-an hingga sekarang, masih banyak pejabat yang terseret dalam kasus serupa.
“Alih-alih memperbaiki citra daerah, justru memperburuk nama Riau di mata nasional,” tegasnya.
Ego juga menyinggung data yang sempat muncul sebulan lalu, di mana Provinsi Riau termasuk dalam jajaran daerah dengan tingkat kasus korupsi tertinggi di Indonesia.
“Ini membuktikan bahwa masih banyak pejabat yang salah arah dan gagal menjaga amanah rakyat,” tambahnya.
Menurutnya, kekayaan alam yang dimiliki Riau seperti minyak, gas, dan hutan menjadi godaan besar bagi sebagian pejabat untuk berbuat curang.
“Riau punya sumber daya alam yang luar biasa, tapi justru itu pula yang jadi ujian berat bagi pemimpin di daerah ini. Banyak yang tergoda dan akhirnya terjerat korupsi,” tambahnya lagi.
Terkait kasus korupsi terbaru yang menimpa salah satu pejabat tinggi Riau, Ego mengapresiasi langkah cepat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindaklanjutinya.
Namun ia juga menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap integritas pejabat publik.
“Kasus ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak, bahwa siapa pun bisa terjerat jika tidak berhati-hati dalam menjalankan amanah. Wakil gubernur juga perlu dipertanyakan perannya, karena selama ini jarang terlihat di publik,” pungkasnya.**
sumber: CAKAPLAH



