PEKANBARU – BUMD PT Riau Pangan Bertuah menjamin ketersediaan bahan pokok tetap aman menghadapi lonjakan permintaan menjelang libur Kenaikan Isa Almasih dan Iduladha. Ribuan liter minyak goreng bersubsidi dan tonase beras disalurkan langsung ke tengah masyarakat lewat skema operasi pasar murah.
Manajemen perusahaan pelat merah tersebut memastikan setiap titik lokasi pasar murah di Kota Pekanbaru menerima alokasi stok yang merata. Langkah ini menjadi bentuk eksekusi langsung dari arahan Pelaksana Tugas Gubernur Riau guna mencegah terjadinya kelangkaan barang di tingkat konsumen.
“Kami menyiapkan alokasi 1.000 liter Minyakita dan satu ton beras SPHP untuk setiap lokasi titik operasi pasar,” urai Direktur BUMD PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, Senin (11/5/2026).
Penyaluran komoditas dipusatkan di tiga lokasi strategis Kota Pekanbaru. Distribusi perdana dilakukan di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Senin (11/5/2026), disusul Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, Selasa (12/5/2026), lalu berakhir di Halaman Alkastoery Kelurahan Agrowisata, Rabu (13/5/2026).
Komoditas andalan seperti Minyakita dilepas seharga Rp15.500 per liter dan beras SPHP seharga Rp60.000 per kemasan lima kilogram. Terdapat juga ragam kebutuhan dapur lainnya seperti gula pasir, tepung terigu, hingga garam yang dijual dengan banderol miring dibandingkan harga rata-rata pasar tradisional.
PT Riau Pangan Bertuah turut menyiagakan jaringan distribusi alternatif bagi warga yang tidak berkesempatan mengunjungi lokasi pasar murah. Subsidi harga tetap berlaku di sejumlah gerai rekanan resmi untuk mengantisipasi aksi borong (panic buying).
“Bagi yang belum sempat hadir di lokasi, Minyakita sesuai HET bisa dibeli di Topan Swalayan Jalan Melati atau di tiga titik Kios Pangan, yakni di Pasar Dupa, Pasar Cik Puan, dan Pasar 50. Harga yang ditawarkan di sana sama persis dengan harga di operasi pasar murah,” paparnya. ***



