DUMAI – Pagi bagi Khairul Fahmi (10) bukan sekadar waktu untuk berangkat sekolah. Ia harus lebih dulu menempuh perjalanan panjang sejauh sekitar 3 kilometer dengan berjalan kaki. Langkah kecilnya menyusuri jalan setapak yang tak selalu ramah.
Di beberapa titik, jalan berlubang, tergenang air, bahkan berubah menjadi lumpur saat hujan turun. Namun, semua itu tak pernah menghalangi niatnya untuk belajar.
Perjuangan Khairul akhirnya sampai ke telinga prajurit TNI di Kodim 0320/Dumai. Rasa empati pun tumbuh, mendorong Komandan Kodim (Dandim) 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso untuk turun tangan.
Ia kemudian membelikan satu unit sepeda dayung untuk Khairul—sebuah bantuan sederhana yang berarti besar bagi perjalanan bocah tersebut.
Sepeda itu diantarkan langsung ke rumah Khairul di Jalan Purwosalim, Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, oleh Komandan Koramil (Danramil) 03/Sungai Sembilan Kapten Inf Hendra Darma, Jumat (11/4/2026).
Harapan Baru di Setiap Kayuhan Kapten Inf Hendra Darma mengatakan, Khairul merupakan murid SD Negeri 02 Kelurahan Basilam Baru yang selama ini harus berjalan kaki setiap hari ke sekolah.
“Khairul selama ini setiap hari jalan kaki pergi sekolah. Jarak rumah dari sekolah sekitar 3 kilometer,” kata Hendra yangdilansit Kompas.com, Minggu (12/4/2026).
Dengan sepeda tersebut, ia berharap Khairul bisa menempuh perjalanan lebih cepat, sekaligus menambah semangatnya dalam menuntut ilmu.
“Pada saat kami datang ke rumah orangtuanya bawa sepeda, Khairul Fahmi sangat senang dan semangat,” tambah Hendra.
Bagi Khairul, sepeda itu bukan sekadar alat transportasi. Ia menjadi simbol semangat baru untuk terus belajar.
“Saya sangat senang karena sekarang bisa berangkat ke sekolah dengan bersepeda. Menjadi semangat baru bagi saya untuk terus rajin belajar. Saya ucapkan terima kepada Pak Dandim,” ucap Khairul.**
Sumber: KOMPAS.com



