DUMAI — Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, meninjau langsung kondisi para siswa yang menjadi korban dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa tersebut menjalani penanganan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit dr. Suhatman Dumai.
Informasi tersebut diketahui melalui unggahan akun media sosial pribadi Wali Kota Dumai, @h.Paisal_oficial. Dalam unggahannya, disebutkan terdapat kurang lebih 40 siswa dan satu orang guru yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis.
Para korban dilaporkan mengalami sejumlah gejala, di antaranya mual, sakit perut dan pusing. Namun, kondisi mereka saat ini disebut mulai membaik. Bahkan, sebagian siswa yang sebelumnya mendapatkan perawatan medis telah diperbolehkan kembali ke rumah.
Dalam unggahannya, Wali Kota Dumai menyampaikan bahwa dirinya datang langsung untuk melihat kondisi para pasien sekaligus memastikan penanganan terhadap korban.
“Hari ini saya menjenguk langsung pasien yang mengalami mual, sakit perut dan pusing setelah mengkonsumsi makan bergizi gratis. Alhamdulillah kondisi mereka mulai membaik. Tentu, ini menjadi catatan penting bagi kita semua.”
H. Paisal juga meminta masyarakat untuk mendoakan agar seluruh pasien segera pulih. Ia menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
“Doakan semoga pasien segera pulih, dan saya pastikan tim segera mengevaluasi agar kejadian ini tidak terulang lagi.”
Dugaan keracunan makanan dalam program MBG tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Dumai. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan penyediaan dan pendistribusian makanan kepada para siswa berjalan sesuai standar keamanan dan kelayakan pangan.(Rif)
Editor : redaksi



