FORKI Dumai Mulai Matangkan Dukungan kepada Calon Ketua KONI

FORKI Dumai Mulai Matangkan Dukungan kepada Calon Ketua KONI

DUMAI — Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Dumai mulai mematangkan sikap organisasinya dalam menghadapi pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai mendatang.

Ketua Pengkot FORKI Kota Dumai, M. Maradongan Simanungkalit, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat dua nama yang masuk dalam pertimbangan pihaknya untuk didukung sebagai calon Ketua KONI Dumai.

“Awalnya, ada dua nama yang masuk dalam pertimbangan kita untuk dipilih jadi Ketua KONI ke depan. Saat ini kita sedang mematangkan untuk membuat keputusan dukungan,” ujar M. Maradongan.

Namun, seiring dengan proses pembahasan dan pertimbangan yang dilakukan, pilihan FORKI Dumai mulai mengerucut kepada salah satu kandidat, yakni Johannes MP Tetelepta atau yang akrab disapa Bung Achie.

Menurutnya, salah satu pertimbangan yang turut dilihat adalah latar belakang Achie sebagai seorang legislator. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi modal dalam membangun komunikasi dan sinergi antara KONI, pemerintah daerah, serta DPRD, terutama dalam memperjuangkan kepentingan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga.

“Beliau seorang legislator. Tentu kita melihat ada pengalaman dan kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Ini bisa menjadi salah satu modal untuk memperjuangkan kepentingan olahraga dan cabang olahraga di Kota Dumai,” ujarnya.

Meski demikian, M. Maradongan menegaskan, pertimbangan tersebut bukan berarti jabatan sebagai legislator menjadi satu-satunya alasan. FORKI tetap melihat komitmen, kapasitas, visi dan kemampuan calon dalam membangun KONI secara keseluruhan.

“Yang kita harapkan bukan sekadar siapa yang menjadi ketua, tetapi bagaimana ke depan KONI ini bisa benar-benar kuat dan mampu membawa seluruh cabor semakin berprestasi,” katanya.

Ia menilai, posisi KONI membutuhkan sosok yang mampu membangun komunikasi lintas sektor, mengingat pembinaan olahraga tidak hanya membutuhkan kekuatan internal organisasi, tetapi juga dukungan pemerintah, DPRD, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Karena itu, menurutnya, pengalaman Achie sebagai legislator menjadi salah satu aspek yang menarik untuk dipertimbangkan, terutama dalam membuka ruang komunikasi dan memperjuangkan kepentingan olahraga secara lebih luas.

“Ini bagian dari komitmen kita yang berharap KONI lebih kuat, lebih transparan dan lebih bergengsi. Agar seluruh cabor di Kota Dumai dapat semakin kuat dan lebih berprestasi,” tegas M. Maradongan.

Ia menambahkan, keputusan resmi mengenai dukungan FORKI Dumai masih akan dimatangkan melalui pembahasan internal organisasi. Namun, sejauh ini nama Johannes MP Tetelepta atau Bung Achie semakin mengerucut dalam pertimbangan dukungan.

FORKI berharap, siapapun yang nantinya terpilih memimpin KONI Dumai dapat mengedepankan kepentingan olahraga secara keseluruhan, memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kesejahteraan serta prestasi atlet, dan memastikan setiap cabang olahraga mendapatkan perhatian secara proporsional.(Rif)