DUMAI – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai, H. Johannes MP Tetelepta atau yang akrab disapa Achie, menyayangkan pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, narasi yang disampaikan bersifat ambigu dan berpotensi menimbulkan dampak sosial di tengah masyarakat.
Dikutip dari datariau.com, polemik ini berawal dari pernyataan SF Hariyanto dalam sebuah forum pembahasan pembangunan daerah. Saat itu, ia menyampaikan bahwa implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak terhadap sejumlah sumber penerimaan daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan karena dinilai mengaitkan kondisi pendapatan daerah dengan pelaksanaan program nasional yang saat ini tengah dijalankan pemerintah pusat di berbagai daerah di Indonesia.
Program MBG sendiri merupakan kebijakan strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik, menekan angka stunting, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, UMKM, serta pelaku usaha pangan lokal. Karena dinilai dapat menimbulkan persepsi bahwa pemerintah daerah kurang mendukung program tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memandang perlu melakukan klarifikasi secara langsung dengan menurunkan tim khusus ke Provinsi Riau.
Menanggapi hal tersebut, Achie yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Dumai menegaskan bahwa Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang harus didukung bersama.
“Kita menyesalkan pernyataan Plt Gubernur. Narasi yang disampaikan ambigu dan bisa membawa dampak sosial di tengah-tengah masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas pemerintah pusat dan membawa multiplier effect yang besar bagi masyarakat,” ujar Achie, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, manfaat MBG tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan gizi bagi para penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui perputaran ekonomi yang melibatkan berbagai sektor.
“MBG membawa multiplier effect. Program ini tidak hanya soal makan bergizi, tetapi juga menggerakkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga UMKM yang menjadi bagian dari rantai pasok bahan pangan. Karena itu, seluruh pihak seharusnya mendukung dan menjaga agar program ini berjalan dengan baik,” tegas Ketua DPC Partai Gerindra Kota Dumai tersebut.
Achie berharap seluruh pemangku kepentingan dapat lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan terkait program strategis nasional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kita berharap semua pihak memberikan narasi yang konstruktif dan bersama-sama menyukseskan program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.
Penulis : Faisal Arif



