SURABAYA – Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya menyatakan telah mengeluarkan kreator konten Adimas Firdaus alias Resbob dari kampus.
Keputusan ini diambil setelah Resbob dilaporkan ke Direktorat Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait perkataan Resbob yang dinilai menghina Viking dan masyarakat Sunda.
Dalam video pengumuman yang diunggah ulang akun TikTok @tukangnanya90, pihak UWK menyampaikan keputusan drop out (DO) atas Resbob diambil berdasarkan rekomendasi Komisi Pertimbangan Etik Mahasiswa UWK.
“Berdasarkan rapat rektorat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan memperhatikan rekomendasi dari Komisi Pertimbangan Etik Mahasiswa dan demi dmenjaga intergritas institusi serta nilai-nilai kebangsaan yang kami junjung tinggi.
Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya memutuskan menjatuhkan sanksi kepada Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan dengan nomor mahasiswa 24520017 berupa pencabutan status sebagai mahasiswa atau drop out berdasarkan keputusan rektor dengan nomor 324 tahun 2025. Berlaku sejak ditetapkan keputusan ini tanggal 14 Desember 2025,” bunyi pernyataan kampus, dikutip Senin (15/12/2025).
Pihak kampus menegaskan perlu mengambil keputusan tegas ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab moral dari institusi pendidikan.
“Keputusan ini merupakan tanggung jawab moral dan institusional kami sebagai bentuk penegakan kode etik dalam menjaga lingkungan akademik yang beradab, aman, dan menghormati keberagaman,” pungkas pihak kampus.
Resbob sebelumnya viral karena ia menyebut pendukung klub sepak bola Persib Bandung, Viking, dengan umpatan yang dianggap menghina masyarakat suku Sunda.
“Bonek Viking sama saja, tetapi yang anj*ng hanya Viking. Ya kan?” tutur Resbob.
Viking Persib Club kemudian melaporkan Resbob ke Direktorat Siber Polda Jawa Barat atas dugaan pelanggaran UU ITE. Perwakilan Viking Persib Club, Ferdy Rizky Adikya menilai konten yang dibuat Resbob mengandung unsur rasisme dan melukai perasaan masyarakat Sunda, khususnya anggota Viking, komunitas suporter Persib Bandung.**
sumber: Beritasatu.com



