PEKANBARU – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berencana membangun dua Sekolah Nasional Terintegrasi di Provinsi Riau. Masing-masing akan berlokasi di Pekanbaru dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan proyek pembangunan sekolah tersebut sepenuhnya menggunakan anggaran dari APBN.
“Sekolah ini diperuntukkan bagi masyarakat umum, bukan berbasis asrama. Namun konsepnya sekolah unggulan dengan fasilitas berstandar internasional,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Sekolah Nasional Terintegrasi ini dirancang menggabungkan jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan. Seluruh jenjang tersebut akan dikelola dalam satu sistem manajemen terpadu.
Untuk lokasi di Pekanbaru, pembangunan direncanakan berada di kawasan Jalan Palembang, Kecamatan Kulim. Sementara satu unit lainnya akan dibangun di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan minimal seluas 20 hektare untuk masing-masing lokasi.
Menurut Erisman, proses pembangunan saat ini sudah berjalan. Tim dari Kemendikdasmen telah melakukan verifikasi dan validasi (verval) lokasi, khususnya di Indragiri Hilir.
“Tim Kemendikdasmen sudah turun langsung ke Inhil untuk melakukan verval lokasi. Kita berharap seluruh proses berjalan lancar,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Riau menargetkan pembangunan kedua sekolah tersebut dapat dimulai pada tahun ini.
“Mudah-mudahan tahun ini pembangunan dua Sekolah Nasional Terintegrasi di Riau bisa segera direalisasikan,” tambahnya.
Keberadaan sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Riau sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dengan fasilitas modern dan standar internasional dalam satu kawasan terpadu.(*)
sumber: Beritariau.com



